Monday, 6 September 2010

INCREDIBLE INDIA?

 The Taz Mahal. Photo taken by Neneng Tarigan.

INCREDIBLE INDIA?
By: Neneng Tarigan
BSD City, 7 September 2010.

Visiting India especially the Taz Mahal is always in my dream. In my childhood we used to have calendars with pictures about interesting places all over the world. Watching the pictures I got the feeling as if I were living there once in the past, because those pictures seemed so close to my heart. Some pictures were about few places in my country but most of them were about interesting and historical places abroad. I wonder if reincarnation is a true story, but as a Christian I would rather trust, that was only because my heart and soul was extremely possessed by the beauty of the places and the history behind it, that was why I feel so close with the pictures. As it proved, I was lucky to have been visited more than 40 countries in the world.

It was 09.00 pm when I landed at Indira Gandhi International, the new airport of New Delhi, India, on 30th  August 2010. The airport is huge and it has just been operational since early of August 2010. The size maybe equal to Suvarnabhumi airport in Bangkok and the floor was totally covered by wall to wall carpet like Changi airport of Singapore. The security check was so tight, may be it happens after India has a very bad experience with the Mumbai terrorist attack. (Mumbai is the second largest city of India)

Sunday, 5 September 2010

KISAH SANG PENGEMIS TUA



Sumber foto: http://www.mullie.wordpress.com

PENGEMIS TUA

Tertatih ia meluruk jalanan panas ibu kota
Tubuh tua lunglai... terpanggang terik matahari..terseling hujan ..debu bau-bau sampah kali kotor metroopolitan kota Jakarta...
Terbakar kaki melepuh letih berjalan... terseok....merambat dia melirik kanan kiri menghindar padatnya manusia lalu lalang berkenderaan kencang bak tanpa kendali....
Kaki tua .... sesekali terhenti mengadah tangan mengharap koin dan lembar-lembar kumuh para dermawan baik hati ..... yang muncul tiba-tiba kala bulan-bulan suci menaungi negeri tercinta.

Hujan deras kuyup mengguyur tubuh tua tanpa sanak ....
Tangan kurus ...kotor merambah.... mencari koin nan jatuh tumpah terserak dibawah genangan hujan lumpur kolong jembatan...
Mata tua terpejam terciprat air hujan nan terlindas mobil mewah para tuan dan cukong-cukong yang sibuk asyik bercanda dengan kekasih gelapnya.........

Tanpa henti tangan tua meraba.. mencari koin koin lembar -lembar kumuh yang terkumpul sejak dini pagi tadi ...
Tubuh gemetar menahan lapar tanpa sentuhan sebutir nasi ditengah negara swasembada pangan yang bernama Indonesia...........
Tiba-tiba napas terhenti.... ia terhujam terhenyak terhempas tergelepak merintih meregang dan melepas nyawa tubuh tua lemas tak berdaya terkena senggolan tronton penuh muatan pangan hari raya..........

Tiada lagi ....senyum miris sang pengemis itu di bumi ini.......
Dia hanyalah seorang dari pengemis-pengemis tua tanpa identitas jelas ....walau tetap manusia yang hidup di bumi Indonesia.................
Dia hanya....lah segelintir ....manusia miskin dari mereka yang punya nasib serupa....hidup tua.... miskin tanpa terpelihara.... dinegeri Indonesia dimana kaum tua papa harusnya dihidupi oleh negara.........

Entah....dia pergi dengan damai.....,tapi ia terlepas dari bebannya,.....terlepas dari beban negara......,terlepas dari beban manusia.....dibumi Indonesia tercinta........ditengah kejamnya ibu kota........ditengah kemewahan pejabat, petinggi negara, ditengah mata hartawan dan orang-orang kaya yang seharusnya syarat pada kenyataan yang terjadi di masyarakat kita..............

Akhirnya semua tetap diam bungkam...menutup mata dan telinga... sampai saat pemilu nanti ....dimana nasib seperti pengemis tua..... baru akan berarti. dan suaranya akan didengar dan terdengar sampai lorong-lorong redup gedung mewah para pejabat negara, para cukong dan koruptor yang berlimbah ruah dengan harta... ditengah masyarakat yang penuh rintihan dan air mata.......

NRT
BSD City 5 September 2010

 WAJAH KUMUH NEGERI TERCINTA, MASIHKAH AKAN TERUS BEGINI?

Click to play this Smilebox scrapbook
Create your own scrapbook - Powered by Smilebox
This free scrapbook design generated with Smilebox

Wednesday, 18 August 2010

DOA BAGI BAGINDA RAJA

Sumber foto: www.kaskus.us

PANTUN TAK TENTU
ARAH TAK TENTU
DOA ….BAGI….. BAGINDA RAJA

Disuatu negeri ….antah berantah …..
Alkisah hidup seorang raja …..
Raja kuasa rebutan massa….. begitu kisah hasil hitungan…. para hulubalang sang penguasa………

Sorak sorai pecah memekik…..genderang menang sang raja pandai …. dari laga separuh damai terbentang luas seantero negeri…..

Meronalah negeri antah berantah….. menanti titah raja bestari……..
Hulubalang bersorak menari-nari … jutaan tahta menanti-nanti….
Bak pengantin tersipu malu… raja bertitah penuh perintah: "….Ini untukmu…ini untukmu … ini untukmu …….dan biarkan ini jadi milikku!"………Duduklah dia disinggasana.... kembali …secarik kertas menulis lagu………………..

Syair ----syair… dan ---nada sendu; …..tertuang tercurah kedalam lagu; .... Lagu ciptaan   maha prabu … menjadi wajib seluruh negeri, lagu istana negeri berantah….dikala sang kakala berbunyi ....
Puji dan puji bak lidah air… menjilat sejuk hati baginda, ...terbuai ia diatas tahta berbingkai emas bertabur permata………….
Hulubalang licik gentar kuatir,….. raja terjaga dari tidurnya, ...nun disana rakyat  jelata ...porak poranda miskin melata…. terlunta-lunta, mengemis dinegeri orang, berjuang dilorong-lorong pengap, terseok dikolong-kolong gelap …….tanpa pelita …tanpa suara…letih penat …berkeringat pekat …..tertelan gelombang terseret arus badai banjir bandang…. berdecik suara anak-anak rakyat jelata….meregang nyawa tanpa penawar ….wabah menular ditengah bencana…………

Tak nyana, bangunlah raja oleh lengkingan  menyengat telinga….. hulubalang sigap menyembah sujud kaki baginda, kuatir nak kehilangan tahta lalu merintih seolah duka:”……Duh baginda bijak bestari…itu lengkingan suara berontak dari orang yang tidak berotak dan hanya pandai mencaci maki….”
Murkalah raja seraya bertitah: “….Di negeriku antah berantah hukum adalah panglima diatas segala!…Seret mereka!….. Adili segera!……Panggil, …. perdana menteri setia!…. Ah dia pun terlibat perkara!…. Tuan-tuanlah kini bertindak cepat tebar pesona…!” Lalu kembalilah raja tertidur pulas dalam mimp-mimpii yang indah ….Sementara hulubalang menggertak menebar neraka dimana-mana dengan ancaman tiada henti……….

Alkisah seorang nenek renta, peot tua termakan usia …meneropong nasib negeri berantah berujar dia pada cucunya: “…..Berjuanglah dengan diam cucuku….tegakkanlah panji-panji dinegeri ini….sebelum negeri luluh lantak marilah berjuang dan berdoa, moga baginda terbangun … melihat membuka melalakkan mata hati, bertindak bijak sebelum negeri menjadi neraka…………..!”


BSD City, 20 Agustus 2010
NRT

Sunday, 15 August 2010

PUISI KATA HATI

Sumber foto: http://ramondt.blogdetik.com

PUISI KATA HATI

Begitu banyak mereka yang berjuang dengan diam...
Mereka bekerja keras tanpa pamrih dan ketenaran nama...
Mereka bekerja dalam bisu dan keheningan tanpa huru hara.... tetapi mereka bekerja dan tetap bekerja dengan sungguh-sungguh.......... berjuang dan berdedikasi menurut kata hati..........

Oooh...sucinya cita-cita mereka bagi bangsa dan negara yang tercinta ini...
menangis didalam hati melihat bangsa masih banyak terhenyak tergeletak merana...
Sementara mata para pejuang diam ... merah amarah melihat korupsi melantakkan negara menyengsarakan bangsa......; para maling berdasi bermewah ria ditemani mafia hukum bersembunyi dalam kemewahan dan senyum jumawa..............

Aaaah negeriku...kemana moral bangsa ini.....
Sementara ada rakyat yang sakit menggeliat didera kemelaratan yang tak pernah henti........ ada kaum muda yang hanya memikirkan maksiat dan memuaskan nafsu duniawi.... sementara para pengemplang pajak tertawa-tawa..ada rakyat miskin yang melata didera gempa, bencana alam dan kemiskinan abadi............
Dikala orang berpesta ria menyambut berbagai hari raya dan kemerdekaan di negeri tercinta …... simiskin melata, memerdekakan diri dengan bunuh diri....... tercebur didalam aib dan dosa demi dosa...........karena kemiskinan yang abadi....

Sementara nun jauh diseberang sana ada jutawan yang menyumbangkan hampir seluruh hartanya bagi rakyat miskin didunia......... disini dinegeri tercinta ini …. simiskin berdesak pingsan tergeletak dan mati terinjak dihari-hari raya mengharap belas kasihan para dermawan yang bukan terlalu jutawan....
Hati para pejuang diam itu menangis ingin membantu tetapi tak berdaya....... apa yang dapat disumbangkan kepada bumi tercinta.......?
Negeriku yang cantik ...... sekarang aku makin ragu.... apakah memang benar ada mereka yang berjuang demi rakyat dan atas nama rakyat........... atau kata-kata manis hanya dibibir belaka.......... atas nama janji demi janji.... siapa pun dia...

Apa benar petani bawang dan petani cabe setahun sekali menari mendekati hari-hari raya agama karena panennya membawa berkah melimpah ..........ataukah tengkulak yang meloncat ria....... sementara mereka-mereka petani itu tetap bersedih digubuk reot memikirkan utang demi utang dan tulang-tulangnya yang luluh lantak kehabisan tenaga berjuang tanpa henti dibawah terik matahari..........

Pernahkah terlintas … perihnya hidup si miskin ditempat sunyi di pulau terpencil, di hutan rimba, diperbatasan negeri tercinta yang bernama Indonesia........? Pernahkah terlintas perihnya hidup miskin mengarungi laut diterjang ombak yang menerpa dan kesunyian mendalam...... demi sesuap nasi..........
Pernahkah terlintas perihnya hidup diselembar atap dikolong jembatan mendorong gerobak diterjang penggusuran hanya demi tempat berlindung dan sesuap nasi.......? Inikah arti kemerdekaan atau hari-hari raya agama atau apa pun namanya..........?

Duh......puisi kata hati....betapa perihnya....dan sanggupkah kau bersama para pejuang diam itu... menyentuh relung hati setiap insan di bumi ini …... bahwa manusia tidak hidup sendiri dan apa pun kondisinya mereka-mereka berhak hidup bahagia dan menikmati artinya merdeka..........?

Puisi kata hati......akan menjadi menjadi puisi kata hati sampai selamanya........ engkau tidak akan pernah didengar dan terdengar selamanya …........... atau sampai saatnya nanti........... tetaplah berjuang bersama para pejuang diam ….... selamanya …...........

BSD City, 15 Juli 2010
NRT

BUYING HOUSE ABROAD? CLICK HERE AND CHECK IT OUT!